Dipersembahkan oleh : Antok Susanto

BLOG ini dipersembahkan oleh Antok Susanto, untuk siapa saja yang membutuhkan berita/artikel atau tulisan apapun. Semoga bermanfaat.

Dipersembahkan oleh : Antok Susanto

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Dipersembahkan oleh : Antok Susanto

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Dipersembahkan oleh : Antok Susanto

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Dipersembahkan oleh : Antok Susanto

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 25 September 2014

Mau CANTIK, ya BERWUDHU....

Siapa yang tak menginginkan wajah berseri, sehat dan cantik? Kebanyakan wanita mendambakannya, meski sekarang sangat mudah mendapatkan berbagai cara membuat wajah tampak berserih, cantik dalam sekejap namun kebanyakan dari semua itu malah memberikan efek samping yang justru merusak kulit. Padahal sejatinya, cantik sama sekali tak akan merusak jika dimanfaatkan, cantik tak harus mahal, bisa diperoleh dengan cara sederhana dan cukup mudah salah satunya adalah wudhu. Pembersih wajah yang paling murah bagi kaum wanita adalah air wudhu, namun banyak yang meragukannya.
Ibadah wudhu tampaknya sepele dan mudah dilakukan. Karena itu, banyak umat Islam yang memandangnya biasa-biasa saja. Padahal, bila wudhu dikerjakan tidak sempurna, shalatnya pun tidak akan diterima

Kendati sederhana, namun sangat besar manfaatnya. Hal ini dibuktikan oleh salah satu ahli kesehatan dunia yakni Prof Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater sekaligus neurology berkebangsaan Austria yang menemukan sesuatu yang menakjubkan dalam wudhu karena mampu merangsang pusat syaraf dalam tubuh manusia dikarenakan keselarasan air dengan wudhu dan titik-titik syaraf, serta kondisi tubuh senantiasa akan sehat.
Bayangkan dan bandingkan wajah orang-orang yang terbiasa tersapu air wudhu dengan mereka yang jarang berwudhu. Maka sangat jelas perbedaannya dari segi aura dan kebersihan wajah. Wajah orang yang berwudhu lebih berseri dan memiliki aura yang lebih positif. Air wudhu memiliki pancaran keistimewaan yang tak dapat dikalahkan oleh kecanggihan kosmetik.


Menurut beberapa ahli bahwa sapuan air wudhu yang dilakukan rutin lima kali sehari semalam dapat mencegah kanker kulit, membersihan sel-sel kulit dan membentuk aura kecantikan tersendiri bagi wanita. Daripada membeli pembersih wajah yang harganya selangit belum tentu baik untuk kesehatan kulit, alangkah baiknya jika beralih ke air wudhu disamping bermanfaat dan sangat mudah bukan, tinggal bagaimana meluruskan niat dan menjaga agar tetap istiqomah.

Jumat, 12 September 2014

POWER NAP

Sebagian orang beranggapan, bahwa tidur disiang hari pada hari kerja adalah pekerjaan seorang pemalas. Padahal pendapat itu salah besar, tidur pada jam makan siang selama 10-15 menit akan membuat tubuh kita segar kembali, yang secara langsung akan meningkatkan produktifitas kita.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Pew Research Center menyatakan bahwa sepertiga orang Amerika terbiasa tidur siang untuk meningkatkan produktivitasnya. Periode tidur siang ini dikenal dengan istilah POWER NAP, karena setelah tidur siang sekitar 10-20 menit, seseorang akan segar bugar seolah baru di-recharge.


Lalu dimanakan kita sebaiknya tidur siang, dirumah jelas sulit dilakukan, apalagi yang tempat kerjanya jauh dari rumah. Tempat yang paling mungkin dilakukan adalah di musholah kantor atau di masjid, atau dimanapun yang bisa dilakukan dengan duduk bersandar atau berbaring. Yang jelas jangan "bobo siang" di hotel lho, itu bukan power nap, tapi "power lope".

catatan Mas Antok